Satu Prajurit TNI di Kongo Gugur, RI Kirim Belasungkawa

0
17
Menlu Retno Marsudi menyampaikan belasungkawa atas kematian prajurit TNI saat misi perdamaian di Kongo. (Foto: Lukas-Biro Setpres)

SURYASEMARANG.COM – Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga mendiang Serma Rama Wahyudi yang meninggal dunia saat bertugas menjadi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo.

“Penghargaan setinggi-tingginya kepada Alm. Serma Rama Wahyudi atas pengabdiannya dalam menjaga perdamaian dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui pernyataan pada Rabu (24/6/2020).

Berdasarkan laporan yang diterima dari misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO), Serma dan satu personel Indonesia lainnya, M Syafli Makbul, diserang kelompok bersenjata Allied Democratic Forces (ADF) saat berpatroli di sekitar 20 kilometer dari Kota Beni di Provinsi North Kivu.

Retno mengatakan saat ini Syafli masih dalam perawatan intensif di rumah sakit di Kongo.

“DK PBB telah mengutuk keras serangan kepada MONUSCO dan meminta otoritas Kongo untuk melakukan investigasi dan membawa pelakunya ke meja pengadilan,” tutur Retno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here