Guru SMA Bercerita Soal Masa Kecil Komjen Listyo Sigit

1
7
Guru SMA
Guru Seni Rupa Listyo Sigit, Drs. Suhardi. (Foto: dok Humas Polri)

YOGYAKARTA, SURYASEMARANG.ID – Guru SMA Komjen Listyo Sigit Prabowo menuturkan tentang karakter mantan muridnya itu semasa masih sekolah di SMA 8 Yogyakarta.

Komjen Listyo Sigit Prabowo telah diajukan sebagai  calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden Joko Widodo.

Sejak itu, dia menjadi buah bibir, terutama di kalangan mereka yang pernah mengenal dan bersentuhan dengannya saat ini maupun di masa lalu.

Komjen Listyo Sigit Prabowo adalah jebolan Akpol 1991 yang juga alumnus SMA 8 Yogyakarta tahun 1988.

Guru Seni Rupa Listyo Sigit, Drs. Suhardi menuturkan saat SMA dulu Listyo Sigit bertubuh kecil dan seorang anak yang pendiam dan tak banyak tingkah.

BACA JUGA: 

“Mas Listyo Sigit dulu di kelas pendiam, anaknya tidak macam-macam,” tutur Suhardi,” saat di termui awak media di rumahnya di Galur, Kulon Progo, Sabtu (16/1/2021).

Menurut Pak Hardi, demikian panggilan guru yang dua tahun lagi memasuki masa pensiun, ada satu kejadian yang masih diingatnya sampai hari ini.

“Saat itu ada jam kosong, satu kelasnya mau mbolos rame-rame, tapi Mas Listyo ini dan dua orang temannya bersikukuh tetap di kelas,” tutur sang guru sambil tertawa.

Listyo Sigit kecil, lanjutnya adalah anak yang pintar secara akademik dan aktif dibidang olahraga beladiri.

“Dulu masuk ranking juga di kelas, lima besar kalau tidak salah, beladiri ya juga sempat sampai tingkat Provinsi” terangnya.

Pada Awak media, Pak Hardi menyampaikan mengikuti perkembangan karir muridnya tersebut mulai saat menjabat sebagai Kapolresta Surakarta dan Kapolda Banten.

“Bahkan saat ada acara Aksi Sosial Pakci, di awal 2020 Mas Listyo ini juga berkontribusi dan datang memberi motivasi dan sharing pada Juniornya di SMA N 8” lanjutnya.

Mengenai pencalonan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri, Pak Hardi mengatakan tak ragu dengan kemampuan mantan muridnya tersebut.

“Ya kalau dilihat dari karakternya saat SMA dulu, saya tidak ragu, Mas Listyo mampu mengemban tanggung jawab lebih besar dari posisinya saat ini,” yakin Pak Hardi.

Pak Hardi berharap muridnya tersebut tetap teguh pendirian dan selalu amanah.

Silaturahim, Minta Nasihat dan Doa Restu Para Mantan Kapolri  

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo telah bersilaturahmi sekaligus meminta doa restu kepada sejumlah mantan Kapolri untuk meminta dukungan serta wejangan sebelum mengemban tugas menjadi orang nomor satu di Korps Bhayagkara.

Silaturahmi ini merupakan tradisi dan bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

Sejumlah mantan Kapolri yang disambangi antara lain, Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Roesman Hadi, dan Jenderal (Purn) Roesdihardjo.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, anjangsana ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan generasi muda Polri terhadap pimpinan Polri yang berjasa membentuk organisasi Kepolisian.

“Sebagai anak dan bapak, Pak Sigit meminta dukungan dan wejangan sekaligus silaturahmi kepada mantan Kapolri,” kata Argo dalam keteranganya, Sabtu (16//1/2021).

Dalam pertemuan itu, para mantan Kapolri memberikan pesan agar Listyo Sigit tetap menjaga soliditas internal dengan senior maupun dengan junior.

Bahwa mengemban tugas sebagai Kapolri adalah merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan baik.

“Juga menjaga sinergitas dengan TNI yang sudah sangat terjalin baik,” ungkap Argo.

Yang terakhir, kata Argo, pesan para senior agar Polri harus dipercaya oleh masyarakat dengan begitu dalam setiap melakukan tugasnya Polri mendapat dukungan.(*)

Editor: Ucu Rahman | Sumber: Suryakepri.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here